Pertama, harus percaya.

Percaya pada produk, perusahaan, sistem, dan leader anda. Anda harus percaya produk ini bisa bantu banyak orang. Anda harus percaya bahwa perusahaannya perusahaan besar, perusahaan yang baik, yang akan membayar klaim nasabah-nasabah anda. Anda harus percaya sistemnya sudah terbukti mencetak banyak orang sukses di bisnis asuransi. Percaya leader, satu-satunya orang selain anda yang ingin anda sukses di bisnis asuransi.

Kedua, rendah hati dan mau belajar.

Apalagi untuk anda yang memiliki background sales, marketing, pebisnis atau apa pun, yang kadang-kadang merasa lebih pintar lebih jago untuk bertemu dengan nasabah atau jualan kepada nasabah. Anda harus rendah hati, harus mau belajar kepada orang-orang yang sudah jalan di bisnis ini lebih dulu.

Ketiga, tidak malu, tidak malas, tidak mati akal.

Ini yang sering saya temukan di lapangan, banyak orang gagal di bisnis ini karena mereka sebelumnya sudah punya karier yang cukup bagus, bisnis yang sudah berjalan cukup besar, akhirnya gengsi untuk ketemu calon prospek, calon nasabah, akhirnya malas dan lanjut mati akal, sudah bingung harus ngapain di bisnis ini.

Keempat, ikuti sistem yang sudah terbukti mencetak banyak orang sukses di bisnis ini.

Anda harus mulai rendah hati. Mau belajar mengikuti sistemnya, training, meeting, coaching, inisiasi, atau apa pun yang disarankan leader anda dan sistem bisnis anda.

Kelima, sering konsultasi ke leader anda.

Di bisnis ini anda tidak memiliki bos, dan di bisnis ini selalu ada prosesnya. Di dalam masa proses ini anda harus konsultasi ke leader anda, karena leader anda sudah lebih dulu di bisnis ini. Jadi apa pun yang terjadi di bisnis ini, paling penting adalah konsultasi ke leader anda.

Keenam, ajak pasangan anda.

Bisnis ini akan sangat powerful jika anda mengajak pasangan anda. Apalagi bisnis ini bisa diwariskan, dan ahli waris pertama bisnis ini adalah pasangan anda. Jadi anda harus melibatkan pasangan anda di bisnis ini, setidak-tidaknya dia tahu apa yang anda kerjakan di bisnis ini, karena Tuhan menciptakan anda berpasang-pasangan, saling melengkapi. Di bisnis ini anda akan melihat masing-masing kelebihan, masing-masing kekurangan, dan saling menutupi untuk menyempurnakan anda di bisnis ini.

Ketujuh, full time dan full heart.

Banyak orang yang melakukan bisnis ini, mereka full time, mereka total, tapi mereka tidak full heart. Mereka menjalankan setengah-setengah. Ada yang mungkin fulling the time, yang penting waktu sepanjang hari mereka isi tapi tidak ada manfaatnya di bisnis ini, sangat disayangkan sekali.

Kedelapan, kerja keras.

Tidak ada yang dapat mengalahkan kerja keras. Banyak orang berpikir saya harus kerja pintar. Tapi menurut saya, jika anda ingin kerja pintar, anda terlebih dahulu kerja keras.

Kesembilan, nikmati prosesnya.

Dalam bisnis ini selalu ada rintangan dan halangan, tapi anda harus percaya bahwa banyak orang yang sudah sukses di bisnis ini, banyak orang yang sudah melewati proses ini, dan anda akan menikmati hasilnya suatu saat nanti.

Kesepuluh, berserah kepada Tuhan.

Itulah sepuluh kunci sukses dalam bisnis asuransi. Selamat mencoba, semoga bermanfaat. []

Dikky Jolesar, seorang leader dan coach di bisnis asuransi. Bisa dikunjungi di kanal youtube Dikky Jolesar.


 

Untuk ngobrol tentang bisnis asuransi, silakan menghubungi saya:

 

Asep Sopyan (Business Director Manulife)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asep_sopyan@manulife.co.id | Youtube: Asep Sopyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *