asuransi rawat jalan

Banyak orang mencari asuransi untuk rawat jalan, tapi mereka akan kesulitan menemukannya. Kalaupun ada asuransi yang menyediakan rawat jalan, umumnya:

  • Limitnya kecil
  • Udah gitu ada copayment
  • Preminya mahal
  • Cara klaimnya reimburse
  • Harus ambil manfaat rawat inap

Kenapa perusahaan asuransi jarang yg menyediakan asuransi rawat jalan, khususnya untuk asuransi individu?

  • Karena potensi klaimnya sering.
  • Walaupun nilai klaimnya kecil, kalau sering bisa bikin rugi juga. Makanya preminya dimahalin.

Bagaimana sebenarnya asuransi rawat jalan, apakah tidak perlu?

Ya, secara prinsip sebenarnya rawat jalan itu tidak memerlukan asuransi, karena biayanya relatif kecil jadi seharusnya masih bisa ditanggung sendiri. Misal habis 200-500 ribu sekali konsultasi, ini tak sampai bikin bangkrut.

Asuransi itu diperlukan untuk risiko yang biayanya sangat besar, yang tidak akan sanggup kalau ditanggung sendiri atau setidaknya sangat berat. Misalnya rawat inap, penyakit kritis, cacat tetap, dan meninggal dunia. Biayanya bisa puluhan juta sampai miliaran.

Di Manulife sendiri, asuransi rawat jalan itu tersedia sebagai rider (tambahan) pada asuransi rawat inap MIUHC dan MIUHC Syariah. Limitnya kecil, hanya 10-20 juta setahun. Tapi tambahan preminya mahal, hampir setengah dari limitnya. Lalu ada copayment 20%, dan cara klaimnya hanya reimburse. Jadi memang tidak disarankan.

Dan sebenarnya untuk rawat jalan sudah bisa pakai JKN BPJS Kesehatan. Klaimnya mudah, tinggal daftar lewat aplikasi MobileJKN lalu datang ke faskes pertama. Cashless.

Demikian. []

 

Untuk konsultasi tentang asuransi kesehatan Manulife, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Manulife)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asep_sopyan@manulife.co.id | Youtube: Asep Sopyan

Atau

Cari Agen Manulife di Kota Anda

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *