asuransi jiwa kartu kredit

Bagi anda pemilik kartu kredit, mungkin pernah ditawari lewat telepon untuk mengambil asuransi jiwa, yang manfaatnya akan melunasi sisa tagihan kartu secara otomatis jika sewaktu-waktu pemilik kartu meninggal dunia.

Apakah penawaran itu perlu diambil?

Lalu jika saat ini sudah punya asuransi jiwa yang dibeli secara mandiri, misalnya dengan UP 1 miliar, apakah masih perlu asuransi jiwa kartu kredit?

Sekilas tentang Asuransi Jiwa Kartu Kredit

Asuransi jiwa kartu kredit adalah produk proteksi yang ditawarkan oleh bank penyedia kartu kredit dengan tujuan untuk melunasi sisa utang kartu kredit secara otomatis jika pemegang kartu meninggal dunia. Ini bukan produk bank, melainkan produk dari perusahaan asuransi jiwa yang bekerja sama dengan bank.

Produk ini umumnya tanpa seleksi kesehatan, tidak tergantung usia, dan premi dihitung dalam bentuk rate atau persentase dari nominal tagihan di bulan berjalan. Produk ini tergolong asuransi jiwa kumpulan dan preminya hangus.

Beberapa program bisa memiliki masa tunggu, misalnya 90 hari untuk meninggal karena sakit, atau 12 bulan untuk bunuh diri. Lalu ada batasan usia, misalnya maksimal usia 65 tahun. Detailnya tetap harus cek ringkasan polis.

Rate Asuransi Jiwa Kartu Kredit

Berapa rate asuransi jiwa kartu kredit?

Ratenya akan berbeda-beda tergantung kebijakan bank (atau perusahaan asuransi yang bekerja sama). Umumnya sekitar 0,4 sd 0,8% dari sisa cicilan.

Misal rate 0,6% dan tagihan 10 juta, berarti di bulan tsb ada dipotong 60 ribu. Jika tagihan 20 juta, maka yang dipotong 120 ribu.

Rate yang lebih rendah biasanya memberikan masa tunggu yang lebih lama atau pengecualian yang lebih banyak.

Rate Dibanding Asuransi Jiwa Individu

Bagaimana rate asuransi jiwa kartu kredit dibanding asuransi jiwa mandiri?

Rate asuransi jiwa kartu kredit mungkin terlihat kecil karena dipotong secara bulanan dari tagihan kartu yang umumnya juga tidak terlalu besar (rata-rata di bawah 50 juta).

Jika rate tsb disetahunkan, misal 0,6% per bulan maka rate setahun sama dengan 7,2%.

Ini jauh lebih tinggi daripada rate premi asuransi jiwa individu. Namun asuransi jiwa individu preminya tergantung usia dan jenis kelamin. Untuk usia muda akan lebih murah dibanding usia tua, dan untuk wanita lebih murah dibanding untuk pria.

Sebagai contoh, produk MDLA Plan A (yang preminya hangus), untuk pria 30 tahun, UP 1M, masa pertanggungan 20 tahun, preminya 2,97 juta per tahun selama 20 tahun. Ini setara rate 0,0297% per tahun.

Sedangkan untuk pria usia 60 tahun, UP 1M, preminya 27,76 juta selama 20 tahun (rate 0,2776%).

Jadi, rate asuransi jiwa individu jauh lebih murah daripada asuransi jiwa kartu kredit, bahkan untuk usia yang cukup tua.

Jadi, Perlukah Ambil Asuransi Jiwa Kartu Kredit?

Setelah mengetahui perbandingan tsb, jika anda ditawari asuransi jiwa untuk melindungi tagihan kartu kredit anda, anda bisa mempertimbangkan untuk mengambil asuransi jiwa individu yang rate preminya jauh lebih murah.

Hanya saja, asuransi jiwa individu tidak bisa diambil dengan UP yang rendah, umumnya minimal 100 juta. Dan juga ada minimum premi, misalnya 475 ribu per bulan (produk MDLA).

Jadi jika anda mengambil asuransi jiwa individu, tujuannya tentu bukan hanya untuk melunasi tagihan kartu kredit, melainkan untuk perlindungan terhadap keuangan keluarga secara luas, seperti proteksi penghasilan dan warisan.

Dan jelas, jika anda sudah punya asuransi jiwa individu, anda tidak perlu lagi menerima tawaran asuransi jiwa kartu kredit. Jika meninggal dunia, uang pertanggungan dari asuransi bisa digunakan sebagian untuk melunasi tagihan kartu kredit. Jangan lupa, sampaikan bahwa anda punya asuransi jiwa kepada keluarga anda.

Demikian. []

Beberapa penawaran asuransi jiwa dari Manulife:


 

Untuk konsultasi tentang asuransi Manulife, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Manulife)

HP/WA: 082-111-650-732 | Youtube: Asep Sopyan

Atau

Cari Agen Manulife di Kota Anda

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *