
Aset Apartemen
Anda mungkin sedang mempertimbangkan membeli properti untuk disewakan. Misalnya anda tengah melirik sebuah apartemen baru yang sedang dibangun seharga 5 miliar, dan anda akan membayarnya dengan cara tunai bertahap selama lima tahun. Berarti per tahun 1 miliar.
Dengan membeli apartemen, anda berharap setelah apartemen itu jadi, mungkin 3-5 tahun kemudian, anda akan menyewakannya dan mendapat uang sewa setiap tahun, kira-kira sekitar 250 sd 300 juta (5-6% dari nilai properti). Tapi ini belum bersih, anda masih harus membayar pajak dan biaya pemeliharaan apartemen. Anggaplah anda mendapat bersih 200 juta setiap tahun.
Selain dari sewa, anda juga berharap mendapat keuntungan dari kenaikan harga properti. Tapi untuk apartemen, anda perlu realistis. Belum tentu harga apartemen itu akan naik di masa depan, kecuali lokasinya sangat strategis.
Dan yang perlu dipertimbangkan, berinvestasi di apartemen ini ada risikonya. Mungkin masa pembangunan molor dari jadwal. Mungkin tidak selalu ada penyewa setiap tahun, ada bulan-bulan kosong tanpa penyewa. Bisa saja anda mendapat penyewa yang kurang bertanggung jawab sehingga merusak kondisi apartemen dan butuh biaya untuk memperbaikinya. Atau bisa jadi pengembangnya yang kurang bertanggung jawab. Dan mungkin ada perubahan tata ruang kota sehingga lokasi apartemen yang anda beli jadi kurang strategis lagi. Atau mungkin ada bencana alam seperti gempa dan kebakaran, dsb.
Aset Bebas Pajak dan Perawatan
Sekarang, coba pertimbangkan satu aset lain yang bebas pajak dan tanpa biaya pemeliharaan. Anda sama-sama mencicilnya selama 5 tahun, per tahun 1 miliar. Setelah lunas, anda mulai mendapat sewanya sebesar 200 juta per tahun selama 16 tahun. Dijamin. Lalu di akhir tahun ke-20, seluruh cicilan yang 5 miliar dikembalikan kepada anda.
Lalu jika anda mengalami risiko tutup usia setelah aset ini lunas, uang sewa anda akan dinaikkan menjadi 300 juta sd 400 juta hingga akhir tahun ke-20. Dan setelah 20 tahun, seluruh modal cicilan tetap dikembalikan kepada ahli waris anda.
Aset ini juga bebas risiko. Selain bebas pajak dan biaya pemeliharaan, tidak akan ada developer atau penyewa yang nakal. Tidak ada risiko perubahan tata ruang. Tidak ada risiko bencana alam. Tidak ada risiko biaya perbaikan. Dan tidak ada risiko kehilangan uang sewa.
Aset apakah yang kedua ini? Ialah produk asuransi dwiguna (endowment) yang bernama MSP (Manulife Saving Protector).
MSP memiliki fitur2 sbb:
- Masa pembayaran 5 tahun
- Masa kontrak 10, 15, atau 20 tahun.
- Untuk masa kontrak 20 tahun: mulai akhir tahun ke-5, mendapatkan profit 20% dari cicilan tahunan, setiap tahun sampai akhir tahun ke-20 (16 kali).
- Pada akhir tahun ke-20, seluruh premi dikembalikan.
- Jika terjadi risiko tutup usia setelah masa pembayaran premi, profit ditambah 10-20% hingga akhir tahun ke-20.
Perbandingan Dua Aset
Mari kita bandingkan kedua aset ini, dengan asumsi sama-sama dicicil 5 x 1M:

Jika anda berada pada posisi investor ini, aset mana yang anda pilih?
Tentunya pilihan kembali kepada anda.
Untuk info lebih detail ttg MSP, bisa dibaca di SINI.
Untuk konsultasi tentang asuransi Manulife, silakan menghubungi saya:
Asep Sopyan (Agen Manulife)
HP/WA: 082-111-650-732 | Youtube: Asep Sopyan
Atau
